Media dalam Perspektif Ekonomi dan Politik
Nama :
Nabila Sasikirana P.
NIM : B75218071
Kelas/SMT : E3/5
Prodi : Ilmu Komunikasi
“Media dalam Perspektif Ekonomi dan
Politik”
Media
dalam Perspektif Ekonomi
A. Definisi Media Massa
Kualitas kehidupan manusia banyak
ditentukan oleh perkembangan teknologi. Salah satunya adalah perkembangan teknologi
komunikasi. Kita bisa melihat bagaimana perubahan dalam masyarakat ketika mesin
cetak ditemukan. Percetakan maju pesat dan mengubah kehidupan masyarakat.
Demikian juga dengan teknologi yang lain yang mendorong tumbuhnya media massa.
Fenomena komunikasi massa ini ini tentu saja mempunyai implikasi yang mendalam
dalam kehidupan manusia karena terkait dengan semua segi, terutama dalam bidang
ekonomi.
Media massa merupakan sarana
menyebarkan informasi kepada masyarakat, menurut Bungin (2006:72) media massa
diartikan sebagai media komunikasi dan informasi yang melakukan penyebaran informasi
secara masal dan dapat diakses oleh masyarakat banyak, ditinjau dari segi
makna, media massa merupakan alat atau sarana untuk menyebarluaskan isi berita,
opini, komentar, hiburan, dan lain sebagainya. Menurut Cangara, media adalah
alat atau sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator
kepada khalayak, sedangkan pengertian media massa sendiri alat yang digunakan
dalam penyampaian pesan dari sumber kepada khalayak dengan menggunakan alat-alat
komunikasi seperti surat kabar, film, radio dan televisi (Canggara,2010:123,126).
Media massa secara ekonomi merupakan
institusi bisnis membantu masyarakat untuk memeroleh keuntungan dari berbagai
usaha yang dilakukan. Kehadiran media massa memiliki arti yang sangat penting
dalam dunia ekonomi dewasa ini. Arti penting kehadiran media massa ditengah-tengah
masyarakat karena sebagai sumber berita atau informasi dan hiburan. Kepentingan
utama atas hadirnya media massa justru terletak pada nilai pesan persuasif yang
dimiliki media massa. Landasan pijakan yang terletak pada dasar nilai pesan
persuasif tersebutlah, maka kehadiran media massa sangatlah menguntungkan
pelaku bisnis
Media massa menawarkan berbagai
macam kelebihan. Media massa yang baru lebih cepat, praktis, efisien, akurat,
memiliki daya jangkau yang lebih luas, serta dapat diakses dimana saja, kapan
saja. Media massa dapat menimbulkan dampak negatif maupun dampak positif
terhadap kehidupan mayarakat. Namun tidak dipungkiri bahwa media massa dengan
segala kelebihannya ini, memiliki peran penting dalam membantu perekonomian
masyarakat. Berikut ini contoh peranan media massa dalam ekonomi:
1.
Membuka Peluang Usaha Baru
Media massa, khususnya media online
dewasa ini memberikan nafas baru dalam sektor perekonomian. Media online
mempermudah siapa saja untuk menjual barang/ jasanya kepada masyarakat luas.
Selain mudah, juga dapat dilakukan dengan lebih muran, bahkan nyaris tanpa
biaya. Berbeda jika harus menjual di toko fisik (tradisional), diperlukan
ongkos pengiriman, biaya sewa tempat, dkk.
2.
Menyediakan Berbagai Fasilitas Baru
Media online, terutama semenjak
munculnya smartphone, memunculkan berbagai aplikasi online termasuk aplikasi
jejaring sosial dan aplikasi belanja online. Pelaku usaha dapat memanfaatkan
aplikasi-aplikasi baru tersebut untuk memperluas jangkauan usahanya, atau
bahkan memulai usahanya. Hanya dengan membuat akun pada salah satu toko online
misalnya, pelaku usaha bisa langsung mulai memposting dan menjual barang/ jasa
yang dimilikinya.
3.
Menciptakan Pasar Baru
Media online dapat menjadi sarana
untuk menciptakan pasar baru, yaitu pasar dunia maya. Melalui media online,
pelaku usaha dapat memperkenalkan, mempromosikan dan menjual barang/ jasa hasil
produksinya kepada pengguna media online lainnya, yaitu pelanggan yang berada
di dunia maya. Pelanggan di dunia maya umumnya memiliki jangkauan yang tak
terbatas, dalam artian bisa berasal dari mana saja, dan kalangan apa saja.
4.
Peningkatan Produktifitas Industri
Media baru memunculkan pasar baru
dengan jangkauan lebih luas. Sehingga meningkatkan permintaan akan kebutuhan
barang dan jasa yang diproduksi oleh industri. Dengan demikian produktifitas
industri pun dituntut lebih banyak, dan lebih cepat untuk memenuhi permintaan
pasar. Dengan begitu pertumbuhan ekonomi akan berjalan dengan stabil seiring
dengan meningkatnya produktifitas.
B.
Jenis-Jenis Media Massa
Adapun
jenis-jenis media massa yang diantaranya yaitu:
-
Media Cetak, misalnya seperti: Majalah, Koran, Surat Kabar dll.
-
Media Elektronik, misalnya seperti: Radio, TV, Film atau Video dll.
-
Media Cyber, misalnya seperti: Media Sosial, Website, Portal Berita, Blog dll.
Setiap
jenis-jenis dari media massa memiliki sifat-sifat khasnya oleh sebab itu
penggunaannya juga harus diperhitungkan sesuai kemampuan dan sifat khasnya.
Media dalam Perspektif Ekonomi
Politik
Ekonomi politik adalah pendekatan kritik
sosial yang berfokus pada hubungan antara struktur ekonomi dan dinamika
industri media dan konten ideologis media (McQuail,2011:105). Melihat hal ini
maka institusi media merupakan sebagai bagian dari sistem ekonomi dengan
hubungan erat kepada sistem politik. Hal ini mengakibatkan berkurangnya sumber
media yang independen, konsentrasi pada khalayak yang lebih luas, menghindari
risiko, dan mengurangi penanaman modal pada tugas media yang kurang
menguntungkan.
Pada sisi lainnya, media juga akan
mengabaikan kepentingan khalayak potensial yang kecil dan miskin, karena
dinilai tidak menguntungkan. Kemudian pemberitaan terhadap kelompok masyarakat
minoritas, cenderung tidak seimbang. Barant (2011:250) menyebutnya teori ekonomi
politik media fokus pada penggunaan elite sosial atas kekuatan ekonomi untuk
mengeksploitasi institusi media.
Ekonomi politik media terkait dengan
masalah kapital atau modal dari para investor yang bergerak dalam industri
media. Para pemilik modal menjadikan media sebagai usaha untuk meraih untung,
dimana keuntungan tersebut diinvestasikan kembali untuk pengembangan medianya.
Sehingga pengakumulasian keuntungan itu, menyebabkan kepemilikan media semakin
besar. Dalam menjalankan media, investor mempekerjakan karyawan untuk menghasilkan
produk media. Untuk mengetahui lebih jauh tentang bagaimana media memproduksi
isi, mendistribusikan sehingga bernilai ekonomis, Vincent Mosco menawarkan tiga
konsep untuk mendekatinya yakni: komodifikasi (commodification), spasialisasi (spatialization)
dan strukturasi( structuratio) (Mosco, 1996:139)
Media massa memberi ruang bagi
pelaku politik dalam kancah pertarungan diskursus bagi kepentingan berbagai
kelompok sosial-politik pada masyarakat yang demokratis, hal itu memengaruhi
perokonomian. Peran media massa ini sangat besar pengaruhnya bagi khalayak umum
yang memicu banyak pihak untuk memanfaatkan media. Memanfaatkan media dalam hal
ini sebagai alat atau sarana untuk memberikan keuntungan bagi pihak atau
golongan tertentu dalam meraih harapan yang diinginkannya. Bahkan golongan
tertentu mampu menguasai secara keseluruhan suatu media atau sebagai pemilik
media yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan politiknya. Senada dengan hal
tersebut maka media sebagai fasilitator dalam ruang-ruang hegemoni pengaruh
atas massa, sebagai pilihan yang sangat diminati.
-----Refrensi-----
-
Ni Made Yuliani. 2018. WIDYA DUTA JURNAL
ILMIAH ILMU AGAMA DAN ILMU SOSIAL BUDAYA. Denpasar. Fakultas Dharma Duta.
-
Sitti Syahar Inayah. 2015. ASPEK EKONOMI,
POLITIK, DAN KULTURAL, MEDIA MASSA. Lentera Vol. IX, No. 2. Samarinda. Fakultas
Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Samarinda.
-
Media Sucahya. 2013. RUANG PUBLIK DAN
EKONOMI POLITIK MEDIA. Jurnal Komunikasi Vol. 2 Nomor 2. Fakultas Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik Universitas Serang Raya.
Komentar
Posting Komentar